Pages

Senin, 26 Desember 2011

OpenOffice vs Ms Office

OpenOffice vs Ms Office 

 


OpenOffice.org adalah salah satu software OfficeSuite (wordprocessor, spreadsheet dan presentation) yang bersifat OpenSource sehingga bisa di download, diinstal, didistribusikan secara bebas tanpa harus membeli lisensi ratusan dolar. Sebagai salah satu alternatif pengganti Microsoft Office yang mungkin terlanjur mengakar pada kebanyakan pengguna komputer, OpenOffice secara kualitas setingkat dengan Ms Office. Jadi bagi Anda yang sudah terbiasa menggunakan Ms Office akan cepat familiar dengan OpenOffice sebab menu dan featurenya sangat mirip walaupun tidak 100% sama. Tidak hanya untuk para pengguna Linux saja, OpenOffice ini juga bisa diinstal dilingkungan Ms Windows, jadi Anda tidak perlu mengeluarkan uang ratusan dolar hanya untuk membeli software OfficeSuite. Anda tinggal men-download OpenOffice di http://download.openoffice.org secara gratis tanpa harus takut dijuluki sebagai pengguna software bajakan. Ingin tahu berapa harga Ms Office ? Saya kutipkan daftar harga dari salahsatu penjual software original www.bhinneka.com per Mei 2008 :
Harga MSOffice 2007
Harga paling murah dari Ms Office adalah US$144 atau sekitar Rp 1.339.200 (kurs US$ 1 = Rp 9300). Ms Windows XP Home Edition (yang paling murah) harganya US$ 213 atau sekitar Rp 1.980.900. Jadi untuk bisa menjalankan Ms Office 2007 original dikomputer pribadi minimal harus menyediakan dana sebesar Rp 3.320.100. Sedangkan jika menggunakan OpenOffice Anda hanya membayar untuk pembelian Ms Windows saja, atau bahkan bisa gratis sama sekali jika menggunakan Linux Operating System. Anda masih ragu dengan kualitas OpenOffice, mari kita lihat kemiripan salah satu aplikasi Office yaitu OpenOffice Writer dan Ms Word.

Opening MSWord











Anda tidak asing dengan interface Ms Word di atas bukan?  Sekarang bandingkan dengan interface OpenOffice Writer di bawah ini :
Opening OpenOffice
Sangat mirip kan ? Walaupun tidak 100% mirip tapi Anda akan cepat familiar dengan OpenOffice Writer ini karena hanya terdapat perbedaan tipis.
Beberapa perbedaan tipis antara Ms Word dan OpenOffice Writer antara lain :
  • Menu pengatur Page Setup
PageSetup MSWord
PageSetup OpenOffice
Menu Page Setup Ms Word ada pada : File -> Page Setup. Sedangkan pada OpenOffice Writer : Format -> Page
  • Menu Header-Footer
HeaderFooter MSWord
HeaderFooter OpenOffice

Menu Header-Footer Ms Word : View -> Header and Footer. Pada OpenOffice Writer : Insert -> Header dan Insert -> Footer
  • Menu Symbol (untuk insert karakter khusus misalnya alfa, beta, gamma dll)
Symbol MSWord
Symbol OpenOffice

Menu Symbol Ms Word : Insert -> Symbol. Pada OpenOffice Writer : Insert -> Special Character
  • Menu Page Number
InsertPageNumber MSWord
InsertPageNumber OpenOffice
Menu Page Number Ms Word : Insert -> Page Number. Pada OpenOffice Writer : Insert -> Fields -> Page Number
  • Menu Format Font
FontFormat MSWord
FontFormat OpenOffice
Menu Format Font Ms Word : klik kanan -> Font. Pada OpenOffice Writer : klik kanan -> Style
Hanya beda tipis kan ? Perbedaan ini pun hanya perbedaan letak menu saja. Jadi mengapa harus memakai software yang berharga ratusan dolar atau software bajakan, jika ternyata yang gratis pun mempunyai kualitas yang sama. Oleh karena itu ayo migrasi ke OpenOffice dan bergabunglah dengan komunitas OpenSource international karena……KNOWLEDGE IS FREE. (Sumber : www.isparmo.web.id)

PERBEDAAN MICROSOFT OFFICE DENGAN OPEN OFFICE

By corvie7fold. Filed in Uncategorized  |   
Home del.icio.us this! Digg this! RSS 2.0 
Sudah tidak asing lagi bagi kita dengan istilah “Microsoft Office dan Open Office”, software ini merupakan sebuah perangkat lunak perkantoran yang dipakai untuk menulis, menginput, menyimpan, megirim, menghitung , pengolahan kata (wordprocessing), pengolahan lembar kerja (spread sheet), pembuatan gambar (drawing), pembuatan presentasi (presentation), pengolahan data, web editor, databes, dan formula editing.
Open office merupakan sebuah perangkat lunak (software) perkantoran yang berbasis linux dan yang didalamnya memuat fungsi pengolahan kata (wordprocessing), pengolahan lembar kerja (spread sheet), pembuatan gambar (drawing), pembuatan presentasi (presentation), pengolahan data, web editor, databes, serta formula editing dan yang dapat diperoleh secara gratis. Sedangkan
Microsoft office merupakan sebuah perangkat lunak (software) perkantoran yang berbasis windows dan yang didalamnya memuat fungsi pengolahan kata (wordprocessing), pengolahan lembar kerja (spread sheet), pembuatan gambar (drawing), pembuatan presentasi (presentation), pengolahan data, web editor, databes, serta formula editing dan tidak dapat diperoleh secara gratis. Dilihat dari masing – masing pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa fungsi dari ms. Office dengan open office sama yaitu berfungsi sebagai software yang dapat mengolah kata (wordprocessing), pengolahan lembar kerja (spread sheet), pembuatan gambar (drawing), pembuatan presentasi (presentation), pengolahan data, web editor, databes, serta formula editing.
Perbedaan ms. Office dengan open office
1. Open office diperoleh secara Gratis sedangkan ms. Office tidak.
2. Menu dan interface pada ms. Office berbeda peletakannya dengan open office.
3. Penggunaan Mail merge pada open office jauh lebih fleksibel dan lebih mudah dibanding mail merge ms.office.
4. Open office dapat membuka ms. Office, sedangkan ms. Office tidak.
5. Open office dapat menhasilkan file pdf, sedangkan ms. Office harus menggunakan plugin.
6. Open office memerlukan spek komputer yang lumayan tinggi, sedangkan ms. Office tidak.
Antara Microsoft Office dan OpenOffice :
Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan Software/Aplikasi Perkantoran Microsoft Office, atau bahkan mungkin anda bekerja tiap hari berkutat dengan Microsoft Office Word, Excel dan Powerpoint. Tapi Aplikasi Perkantoran Microsoft Office itu tidak gratis? Software tersebut tidak murah harganya. Nah.. Bagaimana dengan OpenOffice? OpenOffice[1] adalah software atau aplikasi yang didapat dengan tidak membayar atau gratis. Apakah anda sudah mengenalnya? Atau anda sudah menggunakannya? Atau bahkan anda belum pernah mengetahuinya?
Ditempat saya berkerja semua komputer sudah menggunakan OpenOffice, kecuali bagian accounting, karena masih ada keraguan dari pengguna untuk rumus atau fungsi fungsi tertentu.
Produk Microsoft Corporation ini sudah sekali kita yang selalu berhadapan dengan pekerjaan kantor atau tugas sekolah atau kuliah. Bahkan kita sudah menganggap bahwa jika kita ingin mengetik atau membuat laporan keuangan misalnya, pastilah harus menggunakan Microsoft Office (Word dan Excel).
Microsoft office (Word, Excel, PowerPoint, dll) adalah paket aplikasi perkantoran yang dibuat Microsoft Corp. dan dikembangkan untuk dijalankan dibawah sistem operasi Windows.
Perjalanan Microsoft Office hingga saat ini, sudah mengalami banyak perubahan dan penambahan fasilitas, sejak pertama kali diluncurkan tanggal 30 Agustus 1992. waktu itu aplikasi perkantoran ini diberi nama Microsoft Office versi 3.0. pada versi tersebut Microsoft Office menyertakan Microsoft Word sebagai pengolah kata, Microsoft Excel sebagai pengolah angka, Microsoft PowerPoint sebagai aplikasi presentasi dan Microsoft Mail yang digunakan untuk menerima dan mengirim email.
Setelah popular dengan Microsoft Office 3.0. pada tahun 1995-an Microsoft Corp. Kembali meluncurkan Microsoft Office 95 seiring dengan diluncurkannya sistem operasi Microsoft Windows 3. 11 for Workgroup, perubahan yang cukup signifikan dalam sejarah sistem operasi PC saat itu. Sejalan dengan perkembangan sistem operasi Microsoft Windows, Microsoft Office terus berkembang menjadi salah satu aplikasi perkantoran favorit dikalangan pengguna komputer di dunia, termasuk di Indonesia. Dan bahkan mengalahkan aplikasi pesaingnya yaitu Lotus. Sebagai catatan sebelumnya yang terkenal adalah Lotus. Tahun demi tahun Microsoft Corp. terus meluncurkan versi – versi baru Microsoft Office yang masih tetap digunakan sebagai andalan aplikasi perkantoran modern. Beberapa versi Microsoft Office yang banyak digunakan saat ini antara lain Microsoft Office 2000, Microsoft Office XP (2002) dan Microsoft Office 2003. seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi, Microsoft Corp. melahirkan generasi terbaru sistem operasinya, yaitu Microsoft Windows Vista, disaat yang bersamaan Microsoft Corp. kembali meluncurkan aplikasi perkantoran terbarunya yaitu Microsoft Office 2007 yang saat ini sudah beredar dimasyarakat komputer dunia.
Beberapa program yang terdapat dalam Microsoft Office adalah :
Microsoft Word
Microsoft Word merupakan program aplikasi pengolah kata (Word Processor) yang biasanya digunakan untuk membuat laporan, membuat dokumen berbentuk surat, membuat label surat, membuat tabel pada dokumen, dan masih banyak lagi dokumen – dokumen lain yang bisa dibuat dengan menggunakan Microsoft Word.
Microsoft Excel
Microsoft Excel , yang disingkat Excel adalah program aplikasi yang banyak digunakan untuk membantu menghitung, memproyeksikan, menganalisa, dan mempersentasikan data dan pekerjaan dalam bentuk kolom-kolom. Disini kita akan banyak bersinggungan dengan metode – metode pembuatan tabel dan grafik yang sangat dibutuhkan sekali dalam penyusunan data – data perusahaan, hasil – hasil penelitian, maupun dalam pembuatan makalah pribadi.
Microsoft PowerPoint
Microsoft PowerPoint merupakan keluarga dari Microsoft Office. Bila kita menginstall Microsoft Office secara lengkap, PowerPoint akan secara otomatis terinstall. PowerPoint adalah aplikasi yang sangat powerfull untuk membuat suatu presentasi mulai dari awal, atau menggunakan wizard yang telah disediakan.
Nah.. sekarang kita bahas seputar OpenOffice.
OpenOffice.org adalah sebuah paket aplikasi perkantoran yang bersifat Open Source, yang berarti kita bebas menggunakannya dengan tidak membayar sedikitpun alias Gratis. Dan dapat didownload disini[2].
Paket tersebut termasuk komponen – komponen pengolah kata (word Processor), lembar kerja (Spreadsheet), presentasi, ilutrasi vector, dan gudang data (Database). OpenOffice.org ditujukan sebagai saingan bagi Microsoft Office yang dapat dijalankan dalam berbagai Platform, termasuk Windows, Solaris, Linux, dan Mac OS X. OpenOffice.org mendukung standar dokumen terbuka untuk pergantian data, dan dapat digunakan tanpa biaya.OpenOffice.org dibuat berdasarkan code dari Star Office, sebuah Office Suite yang dikembangkan oleh Star Division dan diakusisi oleh Sun Microsistems pada Agustus 1999. Code asal dari suite ini dilepas sebagai proyek sumber terbuka pada Juli 2000, dengan tujuan mendobrak dominasi pasar dari Microsoft Office dengan menyediakan pilihan yang berbiaya rendah, berkualitas tinggi, dan terbuka. Kode asal untuk suite aplikasi ini tersedia dibawah dua lisensi perangkat lunak yang berbeda : LGPL dan SISSI; dari versi 2.0, dia hanya tersedia dibawah LGPL.
Proyek dan perangkat lunak disebut sebagai “OpenOffice”, tetapi pengatur proyek melaporkan bahwa istilah ini adalah sebuah merk dagang yang dipegang oleh kelompok lain, sehingga mengharuskan mereka mengambil “OpenOffice.org” sebagai nama resminya, dan juga disingkat OOo.



Secara Umum

Sebetulnya secara umum tidak ada beda yang terlalu menyolok antara OpenOffice dan Microsoft Office. Bahkan secara fungsi tidak berbeda terlalu jauh. Akan tetapi, secara filosofis, perbedaan-nya sangat menyolok antara OpenOffice vs. Microsoft Office bagaikan bumi dan langit. Yang satu berorientasi pada keuntungan komersial, sementara yang lain dibuat oleh komunitas egaliter yang suka menolong sesama.
Hal yang mungkin akan berat bagi bangsa Indonesia adalah harga. Kita harus membayar US$300-400 untuk memperoleh software office yang legal. Bayangkan kalau ada jutaan komputer di Indonesia harus menggunakan software legal, berapa uang yang harus kita setorkan ke Microsoft? Hal ini sangat berbeda dengan solusi open source.
Beberapa keuntungan yang akan di peroleh dengan menggunakan software aplikasi open source, seperti,
  • Aplikasi open source kadang kala bisa di peroleh secara gratis / bebas. OpenOffice dan Mozilla biasanya dapat di peroleh secara bebas / free.
  • Update aplikasi open source juga free.
  • Open Souce code selalu free. Kita dapat memperoleh isi source code program open source dan mempelajari program tersebut bahkan memodifikasinya. Microsoft sama sekali tidak membuka source codenya.
  • Software komerial biasanya ada perusahaan di belakangnya. Microsoft menggantungkan diri pada penjualan Office maupun produk lainnya untuk memperoleh keuntungan maupun dukungan bagi pembeli. Pada OpenOffice terdapat hubungan formal dengan Sun Microsystem.
  • Open Source code beyond perusahaan. Source code open source yang terbuka memungkinkan open source bergerak melebihi batas-batas perusahaan. Souce code yang baik, seperti, OpenOffice akan langgeng dan terus berkembang walaupun perusahaan di belakangnya akan berganti.
  • Open Source cenderung untuk menggunakan standard terbuka yang disetujui oleh banyak kalangan. Format yang digunakan di sebut Open Document File (ODF). Walaupun demikian, Openoffice.org dapat membaca & menulis dengan format .doc atau .xls.

[edit] System Yang Didukung

Baik MSOffice maupun OpenOffice pada dasarnya dapat dijalankan di berbagai komputer. OpenOffice di laporkan agak lambat jika harus membuka dokumen yang kompleks yang menggunakan format Microsoft. Tapi dengan arsitektur komputer yang kita gunakan beberapa tahun belakangan, perbedaan ini tidak terlalu terasa.
OpenOffice mendukung komputer lawas lebih baik di bandingkan dengan versi terakhir MSOffice. OpenOffice bahkan dapat di operasikan di komputer tua yang menggunakan Windows 98. Tentunya saja, jika kita menggunakan Linux seperti Xubuntu akan sangat effisien untuk di operasikan di komputer lawas dan tentunya OpenOffice di atasnya. Kombinasi Linux dan OpenOffice memungkinkan kita untuk menggunakan infrastruktur komputer lawas hingga komputer terbaru tanpa masalah.
Catatan yang menarik dari OpenOffice.org, Thunderbird, dan Sunbird semua tersedia sebagai aplikasi portabel, sedang MSOffice 2003 tidak tersedia sebagai aplikasi portabel. Untuk beberapa orang, ternyata lebih suka membawa aplikasi office yang portabel di USB drive atau portabel harddisk. Hal ini akan sulit bagi mereka yang menggunaka MSOffice.

[edit] Penggunaan, Training dan Dukungan

Terus terang, bagi anda yang terbiasa menggunakan Word dan Excel akan di jamin nyaman dengan OpenOffice Writer atau Calc. Apalagi OpenOffice versi 3.1, sudah sangat user friendly sangat dekat sekali dengan MSOffice. Bahkan sintaks untuk rumus di Calc sama dengan Excel sehingga mereka yang terbiasa menggunakan Excel akan dengan mudah beradaptasi ke Calc.
Untuk menu yang lebih advance, seperti template dll ada kecenderungan untuk berbeda antara OpenOffice.org dengan MSOffice. Jadi bagi mereka yang terbiasa menggunakan template / layout bawaan software mungkin perlu mengatur ulang dokumen-nya agar sesuai.
Untuk Thunderbird & Sunbird memang tidak 100% sama dengan OutLook. Tapi cukup lumayanlah untuk dapat menggantkan Outlook. Biasanya mungkin yang akan kerepotan adalah untuk sinkronisasi kalender ke handphone. Kebanyakan vendor handphone lebih suka mensinkronisasi ke Outlook. Lain daripada itu, Thunderbird & Sunbird sangat mudah & enak untuk digunakan menggantikan Outlook.
Perlu di catat disini bahwa harga Thunderbird & Sunbird yang praktis gratis menjadikan-nya jauh lebih menarik untuk digunakan dibandingkan dengan Outlook.

[edit] Sharing Dokumen

Pada dasarnya, baik MSOffice dan OpenOffice.org akan dapat dengan mudah untuk membaca dokumen / file untuk satu sama lain. MSOffice memang menggunakan format de facto .doc untuk Word atau .xls untuk Excel. OpenOffice.org menggunakan format Open Documen secara default walaupun tetap dapat membaca format .doc dan .xls.
OpenOffice tampaknya banyak melakukan pengembangan untuk menjamin agar dapat membaca dan menulis ke file yang dibuat menggunakan MSOffice.

[edit] Keamanan

MSOffice, OpenOffice.org, Firebird dan Thunderbird pada dasarnya relatif aman terutama jika kita mengikuti prosedur standard, seperti, menginstall antivirus, firewall dll. Hal tersebut akan sangat dibutuhkan jika anda menggunakan sistem operasi Windows. Tentunya anda tidak perlu sampai sedemikian ketat jika kita menggunakan sistem operasi Linux yang memang relatif “bebas” dari serangan virus.

[edit] Masa Datang

Hal paling penting yang perlu kita perhitungkan untuk masa datang adalah komitmen berbagai perusahaan besar yang mengembangkan software dimaksyd. Jelas memang Microsoft pasti akan berjuang untuk tetap bertahan. Tapi OpenOffice.org, tampaknya akan semakin berkibar dengan dukungan dari SunMicrosystem maupun Google. Yang tidak kalah menarik, Mozilla si pembuat Thunderbird dan Sunbird tampaknya juga tidak ragu-ragu untuk menuangkan puluhan juta dollar ke proyeknya.
Dengan komitmen yang demikian tinggi, tampaknya cukup jelas bahwa baik MSOffice, OpenOffice.org, Thunderbird dan Sunbird akan terus langgeng untuk dapat digunakan dimasa datang.

[edit] Melihat Lebih Dekat

Untuk melihat dari dekat mungkin akan sangat sulit sekali karena pada dasarnya berbagai aplikasi ini sangat mirip satu sama lain. Jadi perbedaan yang ada kemungkinan akan sangat sedikit sekali, beberapa yang ada adalah,

[edit] Word Processor

Beberapa cuplikan fitur MSWord yang tidak di nikmati oleh Writer:
  • Grammer checker. Walaupun sebetulnya Writer mempunyai fasilitas plug-in dimana kita dapat memasukan LanguageTool, proyek open source indepeden lainya, sebagai grammer checker.
  • Word Marco. Writer tidak mendukung Word Marco, mungkin karena terlalu riskan karena ini merupakan sumber virus.
  • Animated Text. Word dapat membuat animasi text.
Fitur Writer yang tidak dinikmati oleh MSWord.
  • Membuat file PDF.
  • Kesederhanaan.
  • Membuat HTML untuk Web.
  • Writer Macro. Writer mempunyai Macro sendiri yang mempunyai struktur pohon.
  • Penggunaan Find-and-Replace.
  • Besar File. Besar file ODT yang dibuat menggunakan Writer biasanya lebih kecil daripada Word.

[edit] Spreadsheet

Fitur Excel yang tidak dinikmati Calc.
  • Hampir tidak ada. Memang ada laporan bahwa Calc kadang kala tidak berhasil membuat grafik yang persis sama dengan grafik yang dibuat oleh Excel.
Fitur Calc yang tidak dinikmati oleh Excel.
  • Membuat PDF.
  • Interface yang lebih sederhana.

[edit] E-Mail Client

Fitur Outlook yang tidak dinikmati oleh Thunderbird
  • Integrasi ke Calender.
  • Cek Spelling & Grammer.
Fitur Thunderbird yang tidak dinikmati oleh Outlook
  • Keyword search.
  • RSS Support.
  • Plain text mail.

[edit] Kalender

Fitur Outlook yang tidak dinikmati oleh Sunbird
  • Sharing Kalender. Memang agak rumit proses-nya karena harus mengkonfigurasi Microsoft Exchange.
Integrasi ke Plam Pilot.
Fitur Sunbird yang tidak dinikmati Outlook
  • Mendukung iCal. Format iCal adalah format kalender yang dapat digunakan untuk sharing. Termasuk ke Google Calender dll.
Melihat sedemikian banyak keuntungan yang dapat di peroleh dari solusi open source yang tidak berbeda terlalu jauh dengan Microsoft. Sebetulnya saat ini mungkin akan jauh lebih baik menggunakan solusi open source daripada Microsoft Office yang harganya mendekati US$300-400.




[edit] Referensi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar